Mengenai Saya

Foto saya
saya anak bungsu dari 8 bersaudara, dari keluarga yang sederhana. dan saya merantau ke Padang untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Negeri Padang. Fakultas Ilmu Sosial jurusan Geografi prodi Pendidikan Geografi.

Sabtu, 10 Februari 2018

awal dari sebuah perjalanan part 2



Assalamualaikum..
Menjadi anak rantau bukanlah suatu hal yang mudah, banyak kisah disetiap perjalanan, apalagi menjadi seorang anak kost, pahit manis semua harus dijalani namun harus dengan keikhlasan. Padang bisa disebut salah satu kota keras, namun yang membuat saya salut adalah penduduk di kota ini selalu mengutamakan wanita karena garis keturunan Minang Kabau ini Matrilineal yaitu garis keturunan ibu, penduduk kota ini sangat menghargai sosok wanita, wanita itu sangat dijaga dikota ini tidak hanya dikota ini namun di seluruh Sumatera Barat. Tidak hanya itu masyarakat Minang Kabau sangat mengutamakan Agama saat mendengar adzan mereka meninggalkan apapun yang sedang mereka kerjakan, hal ini yang membuat saya betah untuk tetap stay dikota ini.

Yang membuat saya takut hanya satu yaitu Gempa karena dikota Padang ini sangat rawan gempa, namun seorang Geograf tidak boleh takut akan gempa, ini yang membuat saya terus berfikir positif. Awalnya pendidikan Geografi bukan menjadi pilihan saya, dulu saya sangat ingin menjadi jurnalist itu adalah impian terbesar saya, saya sama sekali tidak ingin menjadi seorang pendidik, namun ibu saya selalu membujuk saya untuk menjadi seorang pendidik " sejak dulu, jika salah satu dari kalian ada yang kuliah ibu sangat ingin anak ibu menjadi seorang pendidik" kata-kata ini yang membuat saya sangat tersentuh, saya tidak  bisa menyakiti hati ibu saya, dan ini yang membuat saya harus berfikir keras, saya tidak ingin menyakiti hati ibu saya tapi disatu sisi saya ingin menggapai cita-cita saya.

Memang sulit untuk menentukan pilihan, dan saya tahu saya menjadi satu-satunya harapan keluarga, dan saya tidak ingin mengecewakan keluarga saya. Rasanya beban dipundak ini sangat berat, dan pada akhirnya saya memilih untuk mengikuti apa yang ibu saya inginkan sejak dulu. Namun bukan berarti saya sangat terpaksa dengan jurusan yang saya pilih saat ini, dengan ini saya menguatkan hati atas apa yang saya pilih, dan saya mencoba untuk mulai membuka fikiran saya, dan kebetulan sejak SMA saya juga menyukai geografi karena gurunya juga sangat menyenangkan, dan guru tersebut juga merekomendasika  atas jurusan itu.

Saya mencoba untuk melangkah dengan yakin atas pilihan yang saya ambil, dengan lulusnya beasiswa yang saya urus membuat saya semakin yakin bahwa disinalah jalan saya, karena dengan ridho orang tua bisa memudahkan segalanya. Sejak saat itu saya mulai ingin sangat mencintai jurusan saya agar saya bisa menyatu dengan jalan saya hingga menjadi sosok geograf yang sesungguhnya. dan yang paling utama adalah saya harus bisa membahagiakan orang tua saya.

Menjadi anak rantau memang bukan suatu hal yang mudah, banyak yang menjadi beban fikiran, berada di kota besar  jauh dari keluarga tercinta, jaga diri adalah pesan yang paling utama, sama halnya saya satu-satunya yang kuliah diantara 8 bersaudara, saya harus menjaga nama baik keluaraga dan harus membahagiakan orang tua dan keluarga.

Semua akan terasa ringan jika kita menjalaninya dengan ikhlas dan terus bersyukur, dan saya sangat percaya didunia ini tak yang dapat mengalahkan kekuatan dari Ridho serta doa kedua orang tua. Seorang anak yang memuliakan orang tuanya maka surgalah baginya.

Pesan saya pada kesempatan ini, muliakanlah kedua orang tuamu terutama ibumu, merekalah awal dari kunci kesuksesanmu, jangan sakiti mereka apalagi kasar terhadap mereka jangankan pintu surga aromanya saja kau tak mampu menciumnya. Membahagiakan kedua orang tua adalah hal yang terpenting, mereka tak perlu harta yang berlimpah, mereka tak perlu rumah yang mewah, mereka hanya butuh kasih, sayang, perhatian, serta kelembutan dari anaknya. Janganlah menjadi orang yang merugi dikemudian hari.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar