Assalamualaikum..
Menjadi anak rantau bukanlah suatu hal yang mudah, banyak kisah
disetiap perjalanan, apalagi menjadi seorang anak kost, pahit manis semua harus
dijalani namun harus dengan keikhlasan. Padang bisa disebut salah satu kota
keras, namun yang membuat saya salut adalah penduduk di kota ini selalu
mengutamakan wanita karena garis keturunan Minang Kabau ini Matrilineal yaitu
garis keturunan ibu, penduduk kota ini sangat menghargai sosok wanita, wanita
itu sangat dijaga dikota ini tidak hanya dikota ini namun di seluruh Sumatera
Barat. Tidak hanya itu masyarakat Minang Kabau sangat mengutamakan Agama saat
mendengar adzan mereka meninggalkan apapun yang sedang mereka kerjakan, hal ini
yang membuat saya betah untuk tetap stay dikota ini.
Yang membuat saya takut hanya satu yaitu Gempa karena dikota
Padang ini sangat rawan gempa, namun seorang Geograf tidak boleh takut akan
gempa, ini yang membuat saya terus berfikir positif. Awalnya pendidikan
Geografi bukan menjadi pilihan saya, dulu saya sangat ingin menjadi jurnalist
itu adalah impian terbesar saya, saya sama sekali tidak ingin menjadi seorang
pendidik, namun ibu saya selalu membujuk saya untuk menjadi seorang pendidik
" sejak dulu, jika salah satu dari kalian ada yang kuliah ibu sangat ingin
anak ibu menjadi seorang pendidik" kata-kata ini yang membuat saya sangat
tersentuh, saya tidak bisa menyakiti hati ibu saya, dan ini yang membuat
saya harus berfikir keras, saya tidak ingin menyakiti hati ibu saya tapi disatu
sisi saya ingin menggapai cita-cita saya.
Memang sulit untuk menentukan pilihan, dan saya tahu saya menjadi
satu-satunya harapan keluarga, dan saya tidak ingin mengecewakan keluarga saya.
Rasanya beban dipundak ini sangat berat, dan pada akhirnya saya memilih untuk
mengikuti apa yang ibu saya inginkan sejak dulu. Namun bukan berarti saya
sangat terpaksa dengan jurusan yang saya pilih saat ini, dengan ini saya
menguatkan hati atas apa yang saya pilih, dan saya mencoba untuk mulai membuka
fikiran saya, dan kebetulan sejak SMA saya juga menyukai geografi karena
gurunya juga sangat menyenangkan, dan guru tersebut juga merekomendasika
atas jurusan itu.
Saya mencoba untuk melangkah dengan yakin atas pilihan yang saya
ambil, dengan lulusnya beasiswa yang saya urus membuat saya semakin yakin bahwa
disinalah jalan saya, karena dengan ridho orang tua bisa memudahkan segalanya.
Sejak saat itu saya mulai ingin sangat mencintai jurusan saya agar saya bisa
menyatu dengan jalan saya hingga menjadi sosok geograf yang sesungguhnya. dan
yang paling utama adalah saya harus bisa membahagiakan orang tua saya.
Menjadi anak rantau memang bukan suatu hal yang mudah, banyak yang
menjadi beban fikiran, berada di kota besar jauh dari keluarga tercinta,
jaga diri adalah pesan yang paling utama, sama halnya saya satu-satunya yang
kuliah diantara 8 bersaudara, saya harus menjaga nama baik keluaraga dan harus
membahagiakan orang tua dan keluarga.
Semua akan terasa ringan jika kita
menjalaninya dengan ikhlas dan terus bersyukur, dan saya sangat percaya didunia
ini tak yang dapat mengalahkan kekuatan dari Ridho serta doa kedua orang tua.
Seorang anak yang memuliakan orang tuanya maka surgalah baginya.
Pesan saya pada kesempatan ini,
muliakanlah kedua orang tuamu terutama ibumu, merekalah awal dari kunci
kesuksesanmu, jangan sakiti mereka apalagi kasar terhadap mereka jangankan
pintu surga aromanya saja kau tak mampu menciumnya. Membahagiakan kedua orang
tua adalah hal yang terpenting, mereka tak perlu harta yang berlimpah, mereka
tak perlu rumah yang mewah, mereka hanya butuh kasih, sayang, perhatian, serta
kelembutan dari anaknya. Janganlah menjadi orang yang merugi dikemudian hari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar